Imanuel, Matius 1:23b “ ….dan mereka akan menamakan Dia “Imanuel” ---- yang berarti Allah menyertai kita”.
YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA” = RAJA DAMAI
Yesaya 9:5-6a “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahandi atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya.
Sepanjang sejarah dunia hanya Yesus saja satu-satunya yang layak & berhak disebut: RAJA DAMAI.
Sebab hanya Dia saja satu-satunya yang:
1.Mempunyai & besar kekuasaan-Nya untuk memberikan apa yang dipunyai-Nya itu, yaitu: Damai sejahtera yang dunia tidak bisa berikan.
Yohanes 14:27 “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu,dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu”.
Kedamaian & kesejahteraan macam apa yang diberikan Sang Raja Damai sehingga tidak pernah & tidak akan pernah ada raja manapun yang samggup menyamai-Nya?
Imamat 26:6 “Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu”.
Imamat 26:7 “Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.
Imamat 26:8 “Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang”.
Imamat 26:6 :
a). Menikmati damai sejahtera di dalam negeri itu = negeri yang Tuhan janjikan yaitu Kanaan. Jika kita tidak berjalan mengikuti malaikat Tuhan yang berjalan di depan kita, maka kita tidak akan sampai ke Kanaan & tidak akan menikmati damai sejahtera di negeri itu yang berlimpah-limpah susu & madu yang Tuhan janjikan (Keluaran 23:20-23).
b). Kita akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun = tidak ada kegelisahan /kekuatiran akan ditimpa musibah, sebab Ia Sang Raja Damai sendiri yang berkata: “Janganlah gelisah hatimu (Yohanes 14:1).
c).Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu.
Pekerjaan Iblis & orang-orang jahat yang dipakainya yang ada disekeliling kita. Jadi, tidak ada ketakutan akibat rancangan celaka dari Iblis & orang-orang jahat yang dipakainya.
d).Pedang tidak akan melintas di negeri itu, (Maz. 91:7-8) = tidak ada kengerian terhadap segala macam malapetaka. Mengapa bisa ada kedamaian semacam ini?? Apakah bisa kita mengalahkan “orang-orang kuat” yang mau mencelakakan kita??
Imamat 26:7-8 mengatakan: “Musuh-musuh kita akan tewas oleh pedang.
Pedang siapa yang menewaskan mereka??
“Pedang Tuhan!!!” Sebab Tuhan berkata “TUHAN akan berperang untuk kamu & kamu akan diam saja”. (Keluaran 14:14)
Tuhan Yesus memberkati, Amin.
Sekretariat : Jalan Bibis IV/2 Surabaya 60161. Telp. (031)3521551 Fax. (031)3534808
BLESSING FAMILY CENTRE SURABAYA
Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT
Selasa, 09 Maret 2010
Senin, 08 Maret 2010
"IMANUEL, "BERHASIL MENYEBERANGI SUNGAI KEMATIAN" (II)
Wahyu 5:11-14 "Maka aku melihat dan mendengar supra banyak malaikat diseliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan nyaring: Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!" Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemulian dan kuasa sampai selama-lamanya!" Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah". Dan Guru Yang Sempurna itu berkata: "sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu" (Yohanes 13:15). Kita pun harus menyeberangi sungai kematian itu, untuk menuju negeri yang sudah disediakan-Nya bagi kita. Ulangan 9:1 "Dengarlah, hai orang Israel! Engkau akan menyeberangi sungai Yordan pada hari ini untuk memasuki serta menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, yakni kota-kota besar yang kubu-kubunya sampai ke langit. Sungai Yordan, sungai kematian harus di seberangi dahulu untuk bisa sampai ke Kanaan. Tanpa menyeberangi Yordan, mustahil sampai ke Kanaan. 2 Raja-Raja 2:6-7 "Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu berjalanlah keduanya. Lima puluh orang dari rombongan nabi itu ikut berjalan, tetapi mereka berdiri memandang dari jauh, ketika keduanya berdiri di tepi sungai Yordan". 2 Raja-Raja 2:13-15 "Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan. Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: "Di manakah TUHAN, Allah Elia?" Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa. Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho itu melihat dia dari jauh, mereka berkata: "Roh Elia telah hinggap pada Elisa." Mereka datang menemui dia, lalu sujudlah mereka sampai ke tanah. Yosua 1:11 "Jalanilah seluruh perkemahan dan perintahkanlah kepada bangsa itu, demikian: Sediakanlah bekalmu, sebab dalam tiga hari kamu akan menyeberangi sungai Yordan ini untuk pergi menduduki negeri yang akan diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diduduki." 3 hari menyeberangi Yordan = 3 hari kematian Tuhan Yesus (= Kematian daging). Kita harus menyeberang Yordan = kematian daging = terus tetap taat melakukan kehendak Bapa sampai tirai daging robek terbelah. Jika kita tak taat melakukan kehendak Bapa, maka kita hanya jadi penonton, tanpa kesempatan mengalami mujizat & kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam diri kita. Tanpa kematian daging tak ada kuasa atas bumi dan & Sorga. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
"IMANUEL, "BERHASIL MENYEBERANGI SUNGAI KEMATIAN" (I)
Imanuel, Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Imanuel, Dia Allah yang: "BERHASIL MENYEBERANGI SUNGAI KEMATIAN" Yesus Putra Tunggal Bapa, Allah yang Mahatingi, Mahamulia Mahabesar & Mahakuasa, yang disembah & dimuliakan di Sorga.... Wahyu 4:8-11 "Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang." Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan hidup sampai selama-lamanya, maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." Yesus karena kasi-Nya meninggalkan takhta & segenap kemuliaan-Nya di Sorga & turun ke dunia untuk : ~ Dilahirkan dikandang binatang & dibaringkan dalam palungan, tak ada tempat bagi Putra Allah..... Lukas 2:7 "dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan". ~ Ditolak ..... Matius 13:57a "Lalu mereka kecewa dan menolak Dia". ~ Diolok-olok... Matius 27:27-31 "Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokan Dia, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!" Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. Sesudah mengolok-olokan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. ~ Dibenci..... Markus 15:13-14 "Maka mereka berteriak lagi, katanya: "Salibkanlah Dia!" Lalu Pilatus berkata kepada mereka: "Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?" Namun mereka makin keras berteriak: "Salibkanlah Dia!" ~ Dihina..... Matius 27:40 "mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!" ~ Tapi tetap taat melakukan kehendak Bapa, tidak peduli siksaan yang dialami-Nya. Matius 26:39 "Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikakau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." ~ Sampai nyawa-Nya sekalipun, diserahkan-Nya.... Matius 27:50-51 "Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah". Pada waktu Yesus taat sampai mati, maka tirai terbelah. Jadi jelaslah bahwa tirai itu menceritakan tentang penyerahan sepenuh, 100% akhir dari keinginan tubuh sendiri. Berapa banyakkah kita menyerah & taat pada kehendak Tuhan? Sampai berapa %??? ~ Yesus dalam sungai kematian...... Matius 12:40 "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam". ~ Yesus berhasil menyeberangi sungai kematian..... Lukas 24:6-8 "Ia tidak ada disini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari ketiga." Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. Roma 6:10 "Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah". Ibrani 2:14 "Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Maka .... Bapa mengaruniakan. Matius 28:18 "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi"
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Selasa, 02 Maret 2010
"IMMANUEL--> PENYERTAAN-NYA SETIA SELAMANYA" (II)
Imanuel, Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Imanuel, Dia Allah yang: "SETIA MENYERTAI SAMPAI SELAMANYA". 2. SETIA = TIDAK PERNAH MENGINGKARI Allah yang berjanji pada Abraham: Menggenapi dengan tangan-Nya sendiri, apa yang telah di Firmankan dengan mulut-Nya (I Raja. 8:23-24). Bilangan 23:19 "Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" Hanya "Imanuel", yang janji-Nya selalu ditepati, tak terhalang oleh: situasi dan kondisi apapun. ~ Sarah isteri Abraham yang berusia 90 tahun, tetap bisa melahirkan seorang anak (Kejadian 21:5-7). Sebab, Imanuel telah berjanji pada Abraham untuk memberikan anak kandung sebagai ahli warisnya (Kejadian 15:4). ~ Bangsa Israel, bangsa budak, berhasil menjungkir-balikan & menduduki negeri Kanaan yang dihuni orang-orang berperawakan tinggi besar & orang-orang raksasa. (Kejadian 15:12-21). Ulangan 9:5 "Bukan karena jasa-jasamu atau karena kebenaran hatimu engkau masuk menduduki negeri mereka, tetapi karena kefasikan bangsa-bangsa itulah, TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu, dan supaya TUHAN menepati janji yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub". 3. SETIA = TIDAK PERNAH DIAKHIRI Kejadian 28:15 "Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu". Tuhan berjanji tidak akan meninggalkan engkau & tetap melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya. Dan janji setia Tuhan dengam Abraham ini, berlaku untuk: ~ Anak cucu & keturunannya, orang-orang Israel. Ulangan 26:17-19 "Engkau telah menerima janji dari pada TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya. Dan TUHAN telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah- Nya, dan Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya." Untuk membuat janji / perjanjian, paling sedikit harus ada dua pihak. Dimana kedua pihak untuk melakukan suatu kondisi tertentu sebagai akibatnya. Ayat 17 menjelaskan bahwa Tuhan telah berjanji untuk menjadi Allah mereka, yang akan menyertai kita asalkan: Kita pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, & mendengarkan suara-Nya inilah perjanjian dua pihak, yaitu antara Tuhan Imanuel dengan kita. ~ Hingga kita sekarang ini yang adalah keturunan Abraham (Roma 4:16; Galatia 3:29). Yesus, Imanuel, berkata: "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran (Yohanes 14:16-17a). Roh Kebenaran = Roh Kudus = Roh Yesus Kristus = Roh Allah, Dialah Kuasa Allah yang akan menyertai kita selama-lamanya. Janji setia Tuhan untuk menyertai umat yang dikasihi-Nya, tak terhalang oleh waktu = berlaku sepanjang jaman. Janji-Nya yang manis itu janji untuk menyertai kita, tidak akan layu oleh panas, tidak akan lekang oleh hujan, tidak musnah dimakan waktu, Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mau berjalan bersama-Nya = jalan disertai Tuhan. Amin
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Jumat, 26 Februari 2010
"IMMANUEL ---> PENYERTAAN-NYA SETIA SELAMANYA"
Immanuel, Matius 1:23b "".... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ----- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Immanuel, Dia Allah yang: "SETIA MENYERTAI SAMPAI SELAMANYA". 1. SETIA = TIDAK PERNAH MENINGGALKAN. Mazmur 37:28 "sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan. ~ Disaat-saat paling gawat: ~ ABRAHAM, saat tangannya mengangkat pisau untuk menyembelih Ishak sebagai korban. Imanuel, Dia ada di sana, di dalam ketenangan Abraham. Imanuel, Dia ada di sana, menyangkutkan tanduk seekor domba jantan dalam belukar, sebagai korban ganti Ishak. DAUD saat melawan Goliat seorang raksasa, pahlawan bangsa Filistin. Imanuel, Dia ada di sana, ada dalam ayunan ali-ali Daud. Imanuel, Dia ada di sana, membuat sebuah batu sungai yang kecil menewaskan Goliat yang raksasa. ~ Dimana tak ada seorang pun yang memperdulikan: ~ ELIA, saat seorang diri di tepi sungai Kerit. Imanuel, Dia ada di sana, untuk memerintahkan burung-burung gagak membawakan, makanan Elia. I Raja. 17:6 "Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. Imanuel, Dia ada disana, menjamin dan memenuhi kebutuhan Elia. ~ Sekalipun di tempat yang tak terjangkau oleh manusia manapun : ~ ELIZA, sampai dunia orang mati pun, Imanuel menyertainya. Imanuel ada di sana, di dunia orang mati. Imanuel, Dia ada di sana, menghidupkan mayat yang terkena tulang-tulang Eliza. II Raja. 13:21 "Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakan merekalah mayat itu ke dalam kubur Eliza, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Eliza, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri. Mazmur 139:8 "Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau". ~ LAZARUS, yang telah mati 4 hari. Imanuel, Dia ada di sana, memanggil Lazarus yang telah mati untuk keluar dari kuburnya. Yohanes 11:43,44 "Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke keluar!" Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." Imanuel, Dia ada di sana, menghancurkan kuasa maut. Yohanes 12:9 "Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati. Jadi, semua orang yang berani melakukan Firman Tuhan dengan benar maka, Imanuel, Dia ada di sana, membuat tanda heran dan mujizat membuktikan, bahwa Imanuel, Dia setia menyertai kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Langganan:
Postingan (Atom)