BLESSING FAMILY CENTRE SURABAYA

Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT

Sabtu, 27 Agustus 2011

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya IV"

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya IV"

Matius 1:23b ".... Dan mereka akan menamakan Dia Imanuel -- yang berarti Allah menyertai kita".

Tuhan Yesus telah berpesan kepada kita agar kita mengikuti teladan-Nya (Yohanes 13:15) & kita semua tahu itu bukan hal yang mudah untuk daging, namun..........

Sekalipun tidak mudah KITA TETAP BISA melakukannya sebab ada ROH KUDUS yang menjadi GURU, PEMIMPIN & PENOLONG kita. (Yohanes 14:26; Roma 8:14).

Di dalam kebenaran orang suci hidupnya tidak bercela.

Yohanes 18:38 "Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu? Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapat orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka.
Aku tidak mendapati kesalahan apapun. Tidak pernah terdapat pada-Nya kesalahan dalam perkataan & perbuatan, Tuhan Yesus dari hati & pikiran-Nya yang suci & kudus selalu dihasilkan perkara-perkara yang mendatangkan kebaikan & keselamatan bagi orang lain (Matius 12:34b).

Pada hal Tuhan Yesus sebagai Anak Manusia hidup dalam darah & daging seperti kita manusia biasa, cuma bedanya Tuhan Yesus selalu hidup dalam Pimpinan Roh Kudus.

(Lukas 2:27; 3:22; 4:1). Itu sebabnya tidak ada cacat cela di dalam perkataan, perbuatan & semua segi hidup-Nya.

Yohanes 12:49 "Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan."

Yohanes 5:19 "Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak".

Tuhan Yesus menghendaki kita hidup dalam kebenaran, menjadi hamba kebenaran Yohanes 6:19c "......demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan".

Kalau kita MINTA TUHAN YESUS untuk bertahta di hati kita & ROH KUDUS menguasai & mengatur segala rencana-rencana pembicaraan, tindakan-tindakan kita & mengatur hidup kita & kita mau selalu MENTAATINYA, maka jalan kita diatas kebenaran Firman = dasarnya kain "lenan halus".

Ini harus menjadi dasar kehidupan orang suci, jujur, dapat dipercaya dalam segala perkara, tidak bermanis mulut, tidak punya maksud jahat yang tersembunyi di dalam kebaikan pura-pura, tidak punya rencana kotor, serigala berbulu domba (II Korintus 3:5; Matius 7:15).

Suatu kehidupan yang benar, jujur & tulus di hadapan Allah. Mengapa harus Yesus Putera Allah yang menebus dosa dunia??

Sebab...
Dosa manusia tidak bisa dibayar oleh emas, perak atau barang-barang yang fana (I Petrus 1:18-19).

Dosa manusia hanya bisa ditebus oleh nyawa (darah).
Ibrani 9:22 "Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan".

Manusia biasa lahir dengan bercacat cela lahir dalam dosa, darah seorang manusia tidak bisa menebus dosa manusia yang lainnya, sebab dia sendiripun berdosa, punya hutang dosa, bagaimana mungkin seorang yang punya banyak hutang bisa menebus hutang orang-orang lain yang juga banyak??

Bagaimana mungkin melunasi hutang dari banyak lainnya!
Darah binatang juga tidak bisa mengampuni dosa, bukan pembayaran lunas atas dosa.

Ibrani 10:4 "sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa".

Harus ada DARAH YANG SUCI, DARAH YANG KUDUS, TANPA CACAT CELA & DOSA untuk membayar lunas semua hutang dosa manusia!!

Pribadi Yang Suci, Kudus & tanpa cacat cela tentu saja hanya Allah sendiri!

Tapi sebagai Allah, Dia tidak bisa mati, itu sebab-Nya diutus-Nya Putera Tunggal-Nya Yesus Kristus untuk turun ke dunia menjadi Putera Manusia yang menyerahkan diri-Nya sendiri, mati dengan menumpahkan darah-Nya guna menebus dosa manusia.

Yesus sebagai manusia, bukanlah hasil (hubungan perkawinan/biologis) biasa, tetapi benih-Nya adalah dari Roh Kudus. Dia dilahirkan melalui seorang perawan bernama Maria dengan tidak bercacat cela.

Dia hanya mengambil tubuh-Nya, sebagai tubuh seorang manusia dari tubuh Maria & Roh-Nya adalah Roh Allah.

Jadi, Yesus adalah Allah yang menjadi manusia sesaat dalam tugas-Nya untuk menebus dosa kita.

I Timotius 3:16 "Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: Dia (Allah), yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan diantara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan".

Yesus adalah Putra Manusia yang tanpa cacat cela.
Ya! Hanya...... Hanya darah Yesus saja satu-satu-Nya yang bisa menebus manusia dari dosa & kebinasaannya.

I Yohanes 1:7b "...... dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa".

Matius 26:28 "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa".

Tuhan Yesus memberkati kita sekalian. Amin.

Blessing Family Centre Surabaya

Selasa, 23 Agustus 2011

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya III"

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya III"

Matius 1:23b ".... Dan mereka akan menamakan Dia Imanuel -- yang berarti Allah menyertai kita".

Tuhan Yesus telah berpesan kepada kita agar kita mengikuti teladan-Nya (Yohanes 13:15) & kita semua tahu itu bukan hal yang mudah untuk daging, namun..........

Sekalipun tidak mudah KITA TETAP BISA melakukannya sebab ada ROH KUDUS yang menjadi GURU, PEMIMPIN & PENOLONG kita.

ROH KUDUS TOKOH UTAMA di belakang keberhasilan Yesus sehingga Ia mampu mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

ROH KUDUS pula TOKOH UTAMA dibelakang kejayaan Yusuf, kekuatan Simson, kesetiaan Daniel, Sadrakh, Mezakh & Abednego, kesuksesan Daud, Kebijaksanaan Salomo.
Kematian daging Paulus, keberanian Petrus, serta para tokoh iman lainnya. Jangan lupa, mereka pun manusia biasa seperti kita juga.

Kita bisa melihat Petrus yang manusia biasa & punya ciri-ciri khas seorang manusia yaitu sebagai kenyataannya........ jauh yang diucapkannya.

Petrus tadinya adalah orang yang tidak mau menyangkali diri, maunya cuma (= cari selamat sendiri; Lukas 22:33-34,54-62)......

tapi setelah Petrus penuh Roh Kudus, Kisah 2:14, 40) ia menjadi Petrus yang baru, yang mau mengabaikan keuntungan (keselamatan) diri sendiri, menjadi seseorang yang berapi-api membela Tuhannya, tidak takut penjara & berani mati, mati untuk membuktikan bahwa ia sungguh mengasihi Tuhan bukan hanya di bibir saja, seperti dulu (Yohanes 21:15-17).

Jadi, jika kita memberi diri dipimpin Roh yang kekal itu maka.......... ---> KITA JUGA AKAN MENJADI SATU DENGAN APA YANG SAMA DENGAN KEBANGKITAN-NYA.
Itu sebabnya Tuhan Yesus sendiri berkata:
Yohanes 14:26 "tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus Bapa dalam nama-Ku Dia-lah yang akan mengajar segala sesuatu kepadamu (Roh Kudus adalah Guru & Pembimbing kita) dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan kepadamu".

Roma 8:14 "Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah" (=Roh Kudus adalah Pemimpin kita).

Sekarang kita minta Roh Kudus untuk mengajar & menolong kita mengikuti teladan Kristus & kehidupan Tuhan Yesus dalam Pelajaran Alkitab KEMAH SUCI diceritakan dalam semua bagian-bagian PINTU GERBANG.

Salah satunya, TABIR PINTU GERBANG yang terbuat dari kain lenan halus itu.

Warna Kain & warna-warna benang ini menceritakan warna-warna kehidupan Tuhan Yesus.

1. Kain Lenan Halus Yang Putih (II Samuel 6:14; Wahyu 15:6; 19:8,14) artinya KEBENARAN ORANG SUCI.

~ Di dalam kebenaran tidak ada kecurangan / kelicikan.
Imamat 19:15 "Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran."

Tuhan Yesus memberi teladan kepada kita bahwa Ia tidak mau berbuat curang.

Tuhan juga membayar bea Bait Allah (Matius 17:24-27; Matius 22:17-21) = apa yang menjadi hak orang lain tidak dicurangi.

~ Di dalam kebenaran tidak ada dusta / kebohongan.

Matius 5:37 "Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak, apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.

Tuhan Yesus memberi teladan pada kita bahwa Ia pribadi yang jujur, tulus & apa adanya, tidak ada tipu daya dalam mulut-Nya.

Tuhan tidak janji muluk-muluk supaya orang yang mengikut Dia, Tuhan memberitahu apa yang sebenarnya, tulus dari dalam hati-Nya.

Lukas 9:23 "Kata-Nya kepada mereka semua: "setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku".

Tapi Dia janji menyertai kita hingga kesudahan jaman, janji-Nya ini juga jujur, pasti jadi & tidak diingkari.

Yang bisa & biasa mengingkari janji & suka berdusta tentu saja si iblis.

Kisah 13:10 dan berkata: "hai anak Iblis", engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, enkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan jalan Tuhan yang lurus itu?"

Yohanes 8:44 "Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu, ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta".

Jadi janganlah berdusta / menjadi saksi dusta. Ingatlah Ananias & Safira (Kisah 5:1-10).

Yesaya 28:17 "Dan Aku akan membuat keadilan menjadi tali pengukur, dan kebenaran menjadi tali sipat; hujan batu akan menyapu bersih perlindungan bohong, dan air lebat akan menghanyutkan persembunyian".

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Blessing Family Centre Surabaya

Sabtu, 07 Mei 2011

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya II"

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya II"

Matius 1:23b ".... Dan mereka akan menamakan Dia Imanuel -- yang berarti Allah menyertai kita".

Roma 8:11 "Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, dia di dalam kamu, maka Ia yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang di dalam kamu".

Roh Allah (=Roh Kudus, Roh Kuasa Allah) yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati, Roh yang dahsyat, yang luar biasa kekuatan kuasa-Nya tetap sama itu, juga diam di dalam kita.

I Korintus 3:16 "Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?"

Lalu mengapa kalau ada Kuasa yang begitu hebat tinggal bersama kita, 'kok' kita masih menderita, lemah lesu, tidak bisa memenangkan peperangan iman, 'malah' banyak juga yang masih dijajah setan & tidak bisa melepaskan diri dari perhambaan dosa??, (seperti orang Israel yang tidak bisa lepas dari perbudakan bangsa Mesis selama ratusan tahun).

Rahasia mengapa Roh (Kuasa) Allah tidak bisa bekerja maksimal pada kita seperti Ia telah bekerja dalam Yesus, ada di : Roma 6:5 "Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya kita juga akan menjadi satu dengan apa kebangkitan-Nya".

Ayat di atas menjelaskan satu hukum sebab akibat, ditunjukan dari kata awal:

------> Sebab jika kita telah ...... Berarti ...... jika kita telah melakukan hal, maka barulah kita akan tahu & merasakan hasilnya ......

Kita harus melakukan apa? Supaya bisa mengalami sendiri kuasa yang sama seperti yang ada pada Yesus itu juga bekerja penuh dalam kita ??

Kita harus ......
------> ...... menjadi satu dengan apa yang sama dalam kematian-Nya.

Kematian dari apa???
Tentu saja sama seperti Yesus, Ia mati dari tubuh manusia-Nya yang terdiri dari darah & daging seperti kita ini, baru ...... Ia bangkit.

Semasa hidup-Nya sebagai Anak Manusia dalam tubuh darah & daging yang sama seperti kita, Yesus juga telah berjuang untuk menyangkali diri & mematikan keinginan daging-Nya (Matius 4:1-10)

Sampai pada puncak penyangkalan diri-Nya di Getsemani (Lukas 22:41-44) yang dilanjutkan dengan memikul salib-Nya (Yohanes 19:17).

Terakhir benar-benar kematian-Nya dalam arti yang sesungguhnya mati, nyawa-Nya lepas dari tubuh-Nya (Lukas 23:16).

Lalu apakah balas kita kepada Tuhan atas kasih-Nya yang hebat atas kita??

Tuhan hanya menginginkan ......

Yohanes 13:15 "Sebab Aku telah memberi suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Ku perbuat kepadamu".

Jadi kita pun harus mati dari keinginan daging mau menyangkali diri & pikul salib, kalau menang kita harus mengasihi Tuhan Yesus (Lukas 9:23).

Dan jika kita mau "mematikan daging" kita, berarti siap dipimpin Roh Kudus seperti Yesus.

Ibrani 9:14 "Betapa lebihnya darah Kristus yang oleh Roh Yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup".

Jadi Roh yang kekal itulah yang memampukan Yesus untuk bisa berkata: "Ya, Bapa-Ku", jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi bukanlah kehendak-Ku melainkan kehendak-Mu-lah yang terjadi (Lukas 22:42).

Roh Kudus yang memampukan Yesus untuk mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah!!

Kalau kita beralasan tentu saja Yesus bisa melakukan semua itu sebab "bibit-Nya" memang Kudus & Dia adalah Allah sendiri yang turun menjadi manusia.

Lalu bagaimana dengan rasul Paulus yang benar-benar manusia biasa & "bekas bandit" paling wahid di kalangan orang-orang Kristen pada jaman itu??

Saulus yang tadinya mati-matian mengejar-ngejar orang Kristen untuk disiksa & dibunuh (Kisah 9:1-2). Setelah berjumpa dengan Tuhan & penuh Roh Kudus (Kisah 9:13 - 17) ia menjadi Paulus yang baru, seorang yang mati-matian mengejar jiwa-jiwa untuk diselamatkan dipindah dari kegelapan pada terang Kristus yang ajaib.

Rasul Paulus dimampukan oleh Roh Kudus yang kekal itu untuk :
~ Menyangkali diri & melepas semua kesenangan dagingnya yang dulu.
Pilipi 3:7-8 "tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. (ay. 8) Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semtanya".

Oleh karena Dia-lah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.

~ Bahkan mau menjadi serupa seperti Tuhan dalam kematian-Nya".
Pilipi 3:10 "yang ku kehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.
Tuhan Yesus memberkati kita sekalian, Amin.

Blessing Family Centre Surabaya

Selasa, 26 April 2011

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya I"

IMANUEL, ALLAH ROH KUDUS "Pimpinlah Saya I"

Matius 1:23b ".... Dan mereka akan menamakan Dia Imanuel -- yang berarti Allah menyertai kita".

Lukas 1:17 "dan ia (orang-orang suci-Nya Tuhan yang penuh Roh Kudus, memberikan dirinya untuk dipimpin & dikuasai terus oleh Roh Kudus) akan berjalan mendahului Tuhan dalam Roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar.

(Matius 17:11) dan menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya (Matius 4:5).

DENGAN HIDUP PENUH ROH KUDUS MEMBERIKAN DIRI SELALU DIPIMPIN ROH KUDUS, SESEORANG BISA & MAMPU UNTUK TERUS BERJALAN DALAM TERANG & KEBENARAN FIRMAN TUHAN.

Persediaan minyak membuat pelita bisa terus menyala sampai mempelai laki-laki datang (Matius 25:1-11).

Dengan hidup selalu berpegang pada segala ketetapan Firman, tinggal di dalam kita & kita di dalam Tuhan ..........

Yohanes 15:7 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan Firman-Ku tinggal di dalam kamu (=IMANUEL!) mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya".

Jika Kita Tinggal di Dalam Tuhan, Maka Kita Wajib ......

I Yohanes 2:6 "Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam Dia, ia WAJIB HIDUP SAMA SEPERTI KRISTUS telah hidup (Galatia 2:20) hidup sama seperti Kristus telah hidup" ...........

Apakah mungkin kita yang manusia biasa bisa hidup sama seperti Kristus yang suci? Mereka lepas dari dosa? Tidak lagi diperhamba oleh dosa? Tidak di ikat oleh tubuh maut (keinginan tubuh yang membawa kepada maut) ini??

BISA PASTI BISA
I Korintus 1:20 "Sebab Kristus adalah "Ya bagi semua janji Allah, itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin untuk memuliakan Allah".

Lukas 1:37 "Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil".

II Korintus 3:17 "Sebab Tuhan adalah Roh, dan dimana ada Roh Allah di situ ada kemerdekaan".

Roma 6:22 "Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kami menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal".

Roma 7:24 "Aku, manusia celaka!! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini??"

Roma 7:25 "Syukur kepada Allah! Oleh Yesus Kristus, Tuhan kita".

Jadi sekali lagi...... hidup sama seperti Kristus telah hidup itu BISA ASAL MAU.

hidup sama seperti Kristus telah hidup......
Hidup yang seperti apa??
Bagaimana caranya??
Tuhan Yesus memberkati..... Amin.

Blessing Family Centre Surabaya

Kamis, 14 April 2011

IMANUEL, "KASIH ALLAH YANG KEKAL" (part 2)

IMANUEL, "KASIH ALLAH YANG KEKAL" (part 2)

I Yohanes 4:20 "Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah", dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya".
I Yohanes 4:21 "Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

2. Barangsiapa tidak mengasihi manusia = hidup di luar Kasih Allah = tidak hidup dalam keselamatan.
I Yohanes 3:14 "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barang siapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut".

Matius 25:45 "Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku".
Matius 25:46 "Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal".

Tuhan Yesus memberkati saudara sekalian yang hidup dalam kelimpahan Kasih Karunia-Nya. Amin.

Blessing Family Centre Surabaya

IMANUEL, "KASIH ALLAH YANG KEKAL" (part 1)

IMANUEL, "KASIH ALLAH YANG KEKAL" (part 1)

Matius 1:23b ".... Dan mereka akan menamakan Dia IMANUEL -- yang berarti Allah menyertai kita".

Allah yang menyertai kita adalah KASIH.

Roma 5:8 "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa".

Yesus adalah Putera Manusia yang tanpa cacat cela hanya darah Yesus saja satu-satunya yang bisa menebus manusia dari dosa & kebinasaan.

I Yohanes 1:7b "..... dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa".

Matius 26:28 "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkam bagi banyak orang untuk pengampunan dosa".

Kematian Yesus juga merupakan dasar dari Iman & keselamatan kita".
Yohanes 5:24 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup".

Dan telah nyata kepada kita sekarang bahwa : SUNGGUH BEGITU BESAR KASIH ALLAH PADA KITA sehingga dikaruniakan-Nya Anak-Nya yang Tunggal bagi kita supaya kita yang percaya pada-Nya beroleh hidup yang kekal DAN KASIH ALLAH ITU KEKAL bukan hanya sekali atau sementara waktu saja!!

Yeremia 31:3 "Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepada-Nya: "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu".

Dilanjutkan dengan apakah Kasih Allah kepada kita setelah karya keselamatan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus??

Kasih Allah Yang Kekal dilanjutkan dengan diberikan-Nya Roh Kudus, Roh Penolong bagi kita.

Yohanes 14:16 "Aku akan minta kepada Bapa Ia akan memberikan kepadamu Seorang Penolong yang lain (Roh Kudus) supaya Ia (Roh Kudus) menyertai kamu selama-lamanya".

Apa Hubungannya Antara Roh Kudus yang diberikan kepada kita dengan kelanjutan Kasih Allah Yang kekal.

1. Roh Kuduslah yang membuat kita punya iman & mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.
I Korintus 12:3 "......,dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus".
Jadi seandainya ........ kalau Allah HANYA mengutus Putera Tunggal-Nya, Yesus, lalu Yesus mati, bangkit & naik ke Sorga kembali..........
Dan setelah itu Roh Kudus tidak diutus untuk datang ke dunia, berarti tidak ada seorangpun dapat mengaku Yesus adalah tuhan, tidak ada seorangpun percaya bahwa Yesus adalah Allah yang datang menjadi manusia = tidak ada manusia diselamatkan = Kasih Allah berhenti = pengorbanan Yesus akhirnya sia-sia.

Berarti karena Roh Kuduslah kita bisa percaya Firman Tuhan yang mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan & Juruselamat kita sehingga kita bisa beroleh anugerah Kasih Allah Yang Kekal.

Kita masuk dalam keselamatan Allah ada orang-orang yang (dipimpin Roh Kudus) menyampaikan Injil keselamatan pada kita.

I Petrus 1:12b "..... yang oleh Roh Kudus, yang diutus dari sorga, menyampaikan berita Injil kepada kamu....."
Roh Kudus yang menghidupkan Firman Tuhan dalam hati kita, maka hati kita berkobar-kobar untuk mengasihi Tuhan, meninggalkan keluarga untuk pergi berdoa puasa berhari-hari,, berdoa semalam-malaman, meminta Tuhan menjangkau & menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang & dalam kegelapan.

Kalau bukan karena Roh Kudus tak mungkin seseorang mau menerjang badai, menerobos hutan, naik turun gunung, berjerih lelah, berdoa & berpuasa, demi keselamatan jiwa orang lain (penting untuk di baca Ibrani 9:14).

Roh Kudus bekerja sama dengan kita = IMANUEL untuk :
Matius 28:19-20 "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu, dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman".

Itulah sebabnya hingga hari ini Injil Kerajaan Allah terus diberitakan guna membawa jiwa-jiwa lain juga masuk dalam keselamatan = masuk & menikmati Kasih Allah Yang Kekal.

Jadi, semua yang tertulis dalam Alkitab menyatakan tentang Kasih Allah kepada kita.

Kisah. 10:38 "yaitu tentang Yesus dari Nazaret : bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia".
Dan semua yang tertulis dalam Alkitab mengajarkan kepada kita untuk mempunyai Kasih Allah Yang Kekal kepada dunia.

Yesaya 61:1 "Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara".

Mengapa kita yang diselamatkan "PUNYA KEWAJIBAN" untuk membawa jiwa-jiwa lain masuk dalam Kasih Allah Yang Kekal itu??

1. Barang siapa tidak mengasihi sesama manusia = tidak melakukan Firman Tuhan = tidak mengasihi Allah = Allah tidak di dalam dia.

Blessing Family Centre Surabaya

Kamis, 31 Maret 2011

IMANUEL, "KASIH ALLAH YANG KEKAL" (part 2)

IMANUEL, "KASIH ALLAH YANG KEKAL" (part 2)

3. Barangsiapa tidak mengasihi sesamanya manusia = tidak mengasihi Allah yang adalah Kasih.
---> I Yohanes 4:8 "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah Kasih".
---> I Yohanes 4:16 "Kita telah mengenal dan telah percaya akan Kasih Allah kepada kita, Allah adalah Kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam Kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia".

I Yohanes 15:10 "Jikalau kamu menuruti perintah-Ku kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya".

KASIH ALLAH KEKAL atas kita, selama kita hidup di dalam Kasih-Nya itu = hidup di pimpin Roh Kudus melakukan segala perintah-perintah-Nya (Yohanes 14:21-23).

Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mengasihi-Nya. Amin.

Blessing Family Centre Surabaya