BLESSING FAMILY CENTRE SURABAYA

Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT

Rabu, 25 Agustus 2010

IMANUEL, "ALLAH JURUSELAMATKU" (part: 2)

2. Yesus mengutus Roh-Nya = kuasa-Nya, untuk menolong kita agar kita mau & mampu melakukan nasihat-nasihat-Nya sehingga kita akan terus diselamatkan apapun keadaan kita. Untuk itu berilah tempat terbaik & terbesar dalam hati & dalam hidupmu, serta berilah kedudukan terindah pada Penasihat Ajaib itu untuk menjadi : ~ Bapa yang berhak penuh memimpin, mendidik menegormu. ~ Raja yang berkuasa penuh disemua wilayah = di semua segi hidupmu. ~ Allah yang berdaulat penuh mengatur & menentukan langkah hidupmu. Dan apapun yang dilakukan-Nya dalam hidupmu engkau harus: ~ Tetap taat pada nasihat-nasihat-Nya. ~ Tetap mengasihi-Nya sebagai Bapa yang mengasihimu. ~ Tetap menghormati-Nya sebagai Raja yang memerintah hidupmu. ~ Tetap takut & gentar pada-Nya sebagai Allah yang menciptakanmu. Maka .......... Ia akan menjadi : 1. BAPAmu yang menjamin terpenuhinya semua kebutuhanmu. 2. RAJAmu yang menjamin terpenuhinya keamananmu. 3. ALLAHmu yang menjamin terpenuhinya keselamatanmu. Ya....... Yesuslah jaminan hidupmu, Ia akan menjadi Juruselamatmu yang memberikan jaminan ganda di dalam semua segi hidupmu sekarang & selamanya. Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mengasihi-Nya. Amin.

IMANUEL, "ALLAH JURUSELAMATKU" (part: 1)

Yesaya 9:5 "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Nubuatan nabi Yesaya ini digenapi saat malaikat Tuhan menyampaikan berita pada Yusuf tunangan Maria Ia akan melahirkan Anak Laki-laki & engkau menamakan Dia YESUS, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka (Matius 1:18-21). Matius 1:23b ".......dan mereka akan menamakan Dia Imanuel "---- yang berarti: Allah menyertai kita". Benarkah Yesus itu Juruselamat dunia?? Tentu saja!! Yang layak menerima gelar Juruselamat haruslah sanggup & mahir menyelamatkan manusia dari kebinasaan & dosa & maut. Dan Dia itu berarti harus Oknum Allah sendiri. Itulah Yesus, Allah yang menjadi Manusia. Kita buktikan melalui ayat-ayat Firman Tuhan bahwa Yesus adalah Oknum Allah sendiri yang turun dari Sorga menjadi Juruselamat dunia. I Yohanes 5:7 "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu = Yesus adalah satu dari tiga Oknum Trinitas Illahi yang tak terpisahkan. Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah = Yesus adalah Firman yang menjadi Manusia" (Yohanes 1:14). Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal = Yesus Putra Tunggal Bapa yang menjadi Manusia, yang turun dari Sorga untuk menebus dosa manusia". Kita buktikan melalui kejadian-kejadian disepanjang perjalanan karier-Nya sebagai Juruselamat: I. Dalam Perjanjian Lama, Dialah Juruselamat bagi: ~ Umat Israel yang berkali-kali berseru minta perlindungan & pembelaan-Nya dalam berbagai situasi & keadaan yang sukar-sulit = tetap mahir menyelamatkan apapun keadaan yang dihadapi dengan kasih-Nya, Dialah Bapa Yang Kekal. ~ Sadrach, Mesakh, Abednego yang berada di dapur api yang telah dipanaskan tujuh kali lipat = tetap mahir menyelamatkan di manapun diperlukan, Dialah Allah Yang Perkasa. ~ Daud & orang-orang Israel yang menghadapi peperangan demi peperangan = tetap mahir menyelamatkan beberapa kalipun diminta, Dialah Penasihat Ajaib. ~ Orang-orang Israel memberikan ketenangan & ketentraman selama mereka mengikuti segenap ketetapan & peraturan-Nya = mahir memberikan kedamaian, Dialah Raja Damai. II. Dalam Perjanjian Baru, Dialah Juruselamat dengan karya penebusan-Nya yang termasyur. II Timotius 2:10 "Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal". Bagaimana seorang bayi yang bernama Yesus bisa memberi nasihat, menunjukan keperkasaan, menjadi Bapa & menjalankan pemerintahan sebagai Raja?? Bagaimana caranya seorang bayi bisa menyelamatkan orang lain bahkan menyelamatkan seluruh umat manusia di dunia sehingga nama-Nya disebut Juruselamat dunia?? Bayi Yesus yang dilahirkan Maria bukanlah tetap seorang bayi mungil yang dibendung dengan kain lampin & dalam gendongan Maria, ketika Ia menghadap pengadilan Kayafas, pengadilan Pilatus, menjalani seluruh proses pengadilan hingga penyiksaan yang diakhiri dengan penyaliban & mahkota duri diatas kepala-Nya. Ketika Dia Yesus disalibkan, mati & bangkit pada hari yang ketiga kemudian naik ke Sorga, Dia adalah Yesus yang telah dewasa. Yesus yang dewasa itulah yang berkarya & menjadi Juru Selamat dengan cara-Nya sebagai : 1. Penasihat Ajaib : Menyelamatkan seorang perempuan Samaria bahkan banyak orang di Samaria dengan nasihat-Nya yang ajaib. (Yohanes 4:6-42) Menyelamatkan Perjamuan Kawin di Kana (Yoh. 2:7-10). 2. Allah Yang Perkasa : Menyelamatkan murid-murid-Nya yang berada di dalam perahu yang ditimpa angin ribut & taufan yang sangat hebat dengan kuasa ke-Allah-an-Nya (Matius 8:24-27). 3. Bapa Yang Kekal : Menyelamatkan ribuan orang dengan belas kasih-Nya sebagai Bapa yang menyediakan & mencukupi keperluan anak-anak-Nya (Matius 14:15-20a). 4. Raja Damai : menyelamatkan seisi dunia dengan menjadi pendamai antara Bapa dengan kita melalui kematian-Nya dikayu salib, sehingga kita beroleh jalan kembali kepada Allah (Lukas 27:51 ; Ibrani 10:19-20 ; Efesus 1:10 : Efesus 2:14-15 ; Kisah. 10:8). Berarti satu-satunya yang layak menerima gelar Juruselamat adalah Yesus Kristus Tuhan kita, sebab: Dari kekal sampai kekal, dari dahulu, sekarang & selamanya yang benar-benar mahir dibidang menyelamatkan, tak pernah gagal & selalu bisa menyelamatkan hanyalah Yesus Seorang. Sekarang Yesus ada di Sorga duduk disebelah kanan Allah Bapa. Lalu bagaimana Ia terus berkarya menyelamatkan kita yang masih hidup di dunia ini?? 1. Yesus meninggalkan Firman-Nya = nasihat-nasihat-Nya yang Ajaib.

Minggu, 15 Agustus 2010

IMANUEL, "Allah Roh Kudus Persiapkan Kekasih-Nya"

YESUS ADALAH FIRMAN, yang menjadi Manusia, YESUS adalah Anak Domba Allah yang SUCI, KUDUS TIDAK BERCACAT CELA. FIRMAN menuntun kita pada KEBENARAN, KESUCIAN & KEKUDUSAN HIDUP. FIRMAN membuat kita sabar & kuat menanti & "tidak tenggelam dalam kesengsaraan" selama masa penantian. Kisah. 1:11 "..... Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." IMANUEL akan datang dalam semarak keagungan-Nya penuh dengan Kemuliaan sebagai Raja diatas segala raja. IMANUEL Yang terkasih Yang telah naik ke Sorga, benar-benar akan segera akan datang kembali, menjemput kita yang: Sungguh-sungguh mengasihi-Nya & selalu berjaga-jaga = selalu mempersiapkan diri menyambut kedatangan-Nya yang sewaktu-waktu, kedatangan-Nya yang tiba-tiba & tidak terduga..... waktunya tidak diketahui (seperti pencuri). Wahyu 16:15 "Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan memperhatikan pakaiannya....." (=mempersiapkan diri supaya layak). Tuhan Yesus datang dengan tiba-tiba, secara: ~ Pribadi kepada kita (saat kita dipanggil pulang oleh-Nnya). ~ Umum kepada semua orang diseluruh muka bumi pada saat yang bersamaan (kedatangan-Nya yang kedua kalinya ini adalah saat dimana orang-orang suci-Nya yang penuh Roh Kudus masuk kesempurnaan ( -----> sebab memberi diri untuk selalu taat dipimpin Roh Kudus) akan diangkat masuk dalam kemuliaan-Nya & mengalami tebus tubuh, sedangkan orang-orang yang tidak penuh dengan Roh Kudus = tidak ada meterai, tidak masuk dalam kesempurnaan akan ketinggalan & diserahkan kepada antikristus. Yang termasuk golongan pertama, orang-orang yang bebahagia adalah orang-orang yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya. Orang-orang yang mengasihi-Nya, adalah orang-orang yang dengan sukacita & rela hati mau melakukan segala sesuatu yang menjadi kehendak Tuhan (Yohanes 14:15,21). Orang-orang yang mengasihi-Nya pasti akan bersedia menjalankan segala perintah-Nya dengan tidak memperhitungkan untung rugi bagi dirinya sendiri, matanya & hatinya hanya fokus untuk menyenangkan hati Tuhan. Dan mau mengorbankan keinginannya sendiri. Melakukan Firman yang Ya & Amin -----> ini adalah Iman. Ingat!! Iman tanpa perbuatan adalah mati!! (Yakobus 2:26b). (ditulis perbuatan-perbuatan berarti dilakukan lebih dari satu perbuatan & bersifat terus-menerus). Kita harus mau berusaha, bahkan berjuang untuk berhasil menyeberangi Yordan = kematian daging. ~ TERUS TETAP TAAT MELAKUKAN FIRMAN TUHAN SEBAGAI BUKTI IMAN KEPADA TUHAN. ~ SEKALIPUN SUKAR-SULIT TETAP BERTAHAN DALAM PENGHARAPAN. MEMPERTAHANKAN KESUCIAN HIDUP BAIK DALAM PIKIRAN, PERKATAAN, PERBUATAN, UNTUK DIPERSEMBAHKAN DENGAN PENUH KASIH SEBAGAI BUKTI KASIH KITA KEPADA KRISTUS MEMPELAI KITA. Mereka inilah orang-orang yang sungguh-sungguh: ~ mengasihi Tuhan tanpa pamrih / tidak mengharapkan penghargaan. ~ Melayani Tuhan dengan tidak ada motivasi yang tertuju pada kepentingan diri sendiri, tidak menghitung untung rugi bagi diri sendiri. ~ Mau melakukan apa saja yang Tuhan minta dari dia, memberikannya bagi Tuhan dengan tidak ragu & bimbang. ~ Tak kenal lelah, sabar dalam kesesakan, terus berpegang pada pengharapannya. ~ Selalu hidup takut akan Tuhan demi mempertahankan hidup sucinya dihadapan Tuhan. Mereka juga mau tetap menanti sekalipun mempelai laki-laki tidak datang-datang dengan tidak meninggalkan pelita beserta persediaan minyak dalam buli-bulinya. Berarti mereka KUAT & TEGUH. Memegang apa yang ada padanya dengan iman sekalipun mungkin sukar-sulit & melelahkan keadaan yang dihadapannya!! Tidak meninggalkan tempatnya!! Inilah PENGHARAPAN!! MEMPERSIAPKAN DIRI dengan MENJAGA KESUCIAN HIDUP yang akan dipersembahkan kepada mempelai laki-laki. ------> Inilah KASIH. Tuhan Yesus memberkati kekasih Tuhan. Amin.

Kamis, 12 Agustus 2010

IMANUEL, "Mengambil Rupa Sebagai Hamba"

Matius 1:23b ".....dan mereka akan menamakan Dia Imanuel ---- yang berarti : Allah menyertai kita". Yohanes 13: 15 "sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu". Semasa hidup-Nya, di dalam pengajaran-Nya, Tuhan Yesus "menghimbau" kita untuk belajar melakukan sesuatu hal yang sangat penting. Dan menjelang akhir hidup-Nya Perkataan-Nya itu kemudian malah diulangi-Nya tetapi bukan lagi sebagai himbauan melainkan menjadi satu kewajiban untuk kita lakukan. Ajaran Yesus ini dilakukan oleh Yesus sebagai suatu teladan bagi kita yang harus kita lakukan!! Yaitu.... RENDAH HATI!! Yesus berkata "belajarlah" kepada-Ku, karena Aku lemah lembut & rendah hati.... (Matius 11:29). Kita tahu bahwa perkataan itu telah dipraktekkan-Nya sendiri sejak kelahiran-Nya!! Yesus yang adalah TUHAN, mau dilahirkan dikandang domba, dibaringkan dalam palungan hanya dengan dibalut kain lampin.... kesederhanaan-Nya pun sederhana sebagai anak tukang kayu padahal sesungguhnya Dia Tuhan Allah semesta alam. Menjelang akhir hidup-Nya ditegaskan-Nya lagi hal kerendahan hati ini. Yohanes 13:4 "Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya", Yohanes 13:5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya merupakan wujud nyata dari: Filipi 2:7 "melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia Filipi 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya menunjukan bahwa DIA RENDAH HATI. Rendah hati berarti: 1. Menganggap yang lain lebih utama = menganggap yang lain juga berguna & dibutuhkan. Filipi 2:3 "dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri"; (dalam pelajaran Kemah Suci ini merupakan rahasia dari PELITA EMAS = Persekutuan antar anggota tubuh Kristus harus saling menghargai & saling membutuhkan dengan demikian saling melengkapi untuk menuju kesempurnaan). 2. Mau mengakui kesalahan & minta maaf. Berarti kita mau mengusahakan damai dengan semua orang. Ibrani 12:14a "Berusahalah hidup damai dengan semua orang.....". Ibrani 12:15 "Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang". Berarti orang yang tidak mau berdamai = menjauhkan dirinya dari kasih karunia Allah. Dengan berdamai & hidup rukun maka Tuhan akan mencurahkan berkat atas kita (Mazmur 133:3). 3. Mau tunduk "hormat pada orang tua" (termasuk orang tua secara rohani). I Petrus 5:5 "Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Sekalipun orang tua (termasuk orang tua rohani bisa bersalah, tapi anak harus tetap hormat & taat kepada orang tua). Efesus 6:1 "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian". Yesaya 57:15 "Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya, dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati..." Yohanes 13:13-14 "Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan gurumu, MAKA KAMU PUN WAJIB SALING MEMBASUH KAKIMU". Mikha 6:8 "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati dihadapan Allahmu?" Tuhan Yesus memberkati orang yang rendah hatinya. Amin.

Jumat, 06 Agustus 2010

IMANUEL, "ALLAH ROH KUDUS, Persiapkan Saya" (V)

3.
MEMPERSIAPKAN
DIRI dengan
MENJAGA
KESUCIAN HIDUP
yang akan
dipersembahkannya
kepada
mempelai laki-
laki -----> Inilah
Kasih. Matius
25:4
"sedangkan
gadis-gadis
yang bijaksana
itu membawa
pelitanya dan
juga minyak
dalam buli-buli
mereka. PELITA
= FIRMAN TUHAN
= KEBENARAN. 2
Samuel 7:28
"Oleh sebab itu,
ya Tuhan ALLAH,
Engkaulah Allah
dan segala
firman-Mulah
kebenaran",
Mazmur 119:160
"Dasar firman-
Mu adalah
kebenaran dan
segala hukum-
hukum-Mu yang
adil adalah
untuk selama-
lamanya". YESUS
ADALAH FIRMAN
yang menjadi
Manusia, YESUS
adalah Anak
Domba Allah
yang SUCI,
KUDUS TIDAK
BERCACAT CELA.
FIRMAN
menuntun kita
pada
KEBENARAN,
KESUCIAN &
KEKUDUSAN
HIDUP. FIRMAN
membuat kita
sabar & kuat
menanti & "tidak
tenggelam
dalam
kesengsaraan"
selama masa
penantian.
Mazmur
119:92-93
"Sekiranya
Taurat-Mu tidak
menjadi
kegemaranku,
maka aku telah
binasa dalam
sengsaraku.
Untuk selama-
lamanya aku
tidak melupakan
titah-titah-Mu,
sebab dengan
itu Engkau
menghidupkan
aku".
PERSEDIAAN
MINYAK DALAM
BULI-BULI =
KUASA & URAPAN
ROH KUDUS
TANPA BATAS. (2
Raja. 2:6-15) 2
Raja. 2:9 "Dan
sesudah mereka
sampai di
seberang,
berkatalah Elia
kepada Elisa:
"Mintalah apa
yang hendak
kulakukan
kepadamu,
sebelum aku
terangkat
daripadamu."
Jawab Elisa:
"Biarlah kiranya
aku mendapat
dua bagian dari
rohmu." 2 Raja.
2:13 "Sesudah
itu dipungutnya
jubah Elia yang
telah terjatuh,
lalu ia berjalan
hendak pulang
dan berdiri di
tepi sungai
Yordan". 2 Raja.
2:9 "Dan
sesudah mereka
sampai di
seberang,
berkatalah Elia
kepada Elisa:
"Mintalah apa
yang hendak
kulakukan
kepadamu,
sebelum aku
terangkat
daripadamu."
Jawab Elisa:
"Biarlah kiranya
aku mendapat
dua bagian dari
rohmu." 2 Raja.
2:13 "Sesudah
itu dipungutnya
jubah Elia yang
telah terjatuh,
lalu ia berjalan
hendak pulang
dan berdiri di
tepi sungai
Yordan". Ia
mengambil jubah
Elia yang telah
terjatuh itu,
dipukulkannya
keatas air itu
sambil berseru:
"dimanakah
Tuhan Allah
Elia"?? Ia
memukul air itu,
lalu terbagi ke
sebelah sini & ke
sebelah sana,
maka
menyeberanglah
Eliza. Bukan
hanya itu saja....
Bahkan setelah
Eliza matipun,
masih ada kuasa
& urapan Roh
Kudus atas
tulang-
tulangnya. 2
Raja 13:21
"Pada suatu kali
orang sedang
menguburkan
mayat. Ketika
mereka melihat
gerombolan
datang,
dicampakkan
merekalah
mayat itu ke
dalam kubur
Elisa, lalu pergi.
Dan demi mayat
itu kena tulang-
tulang Elisa,
maka hiduplah ia
kembali dan
bangun berdiri".
Jika Eliza tidak
menyeberangi
Yordan, seperti
rombongan nabi
yang hanya
menonton saja
dari kejauhan,
pastilah ia tak
mendapatkan
apa-apa dalam
hidupnya.
Tetapi karena ia
mau
menyeberangi
sungai Yordan,
sungai kematian
maka ia
mendapat kuasa
& urapan tanpa
batas itu. Kita
harus mau
berusaha,
bahkan
berjuang untuk
berhasil
menyeberangi
Yordan =
kematian
daging. ~ TERUS
TETAP TAAT
MELAKUKAN
FIRMAN TUHAN
SEBAGAI BUKTI
IMAN KEPADA
TUHAN ~
SEKALIPUN
SUKAR-SULIT
TETAP
BERTAHAN
DALAM
PENGHARAPAN.
MEMPERTAHANKAN
KESUCIAN HIDUP
BAIK DALAM
PIKIRAN,
PERKATAAN,
PERBUATAN,
UNTUK
DIPERSEMBAHKAN
DENGAN PENUH
KASIH. SEBAGAI
BUKTI KASIH
KITA KEPADA
KRISTUS
MEMPELAI KITA.
LIMA GADIS
BIJAKSANA =
CALON MEMPELAI
KRISTUS.
Mereka inilah
orang-orang
yang sungguh-
sungguh: ~
Mengasihi Tuhan
tanpa pamrih /
tidak
mengharapkan
penghargaan. ~
Melayani Tuhan
dengan tidak
ada motivasi
yang tertuju
pada
kepentingan diri
sendiri, tidak
menghitung
untung rugi bagi
diri sendiri. ~
Mau melakukan
apa saja yang
Tuhan minta dari
dia,
memberikannya
bagi Tuhan
dengan tidak
ragu & bimbang.
~ Tak kenal
lelah, sabar
dalam
kesesakkan,
terus berpegang
pada
pengharapannya.
~ Selalu hidup
takut akan
Tuhan, demi
mempertahankan
hidup sucinya
dihadapan
Tuhan. Amin.

--
BLESSING FAMILY CENTRE SURABAYA

Senin, 02 Agustus 2010

IMANUEL, "ALLAH ROH KUDUS, Persiapkan Saya" (IV)

Kisah 1:11 "Yesus ini, yang
terangkat ke Sorga
meninggalkan
kamu akan datang kembali".
IMANUEL akan
datang dalam
semarak ke-
Agungan-Nya
penuh dengan
kemuliaan sebagai Raja di atas segala raja.
UNTUK MENGADAKAN
PEMISAHAN!!
(Mat. 25:31-32).
Saat itu semua
bangsa akan
berkumpul
dihadapan-Nya
akan dipisahkan
menjadi 2
golongan.
Golongan Pertama adalah :
A. MEMPELAI
KRISTUS (orang-
orang suci-Nya
Tuhan = gereja /
orang-orang yang masuk
kesempurnaan)
Yang diumpamakan
sebagai LIMA
GADIS BIJAKSANA (Mat. 25:1-11). LIMA GADIS
BIJAKSANA =
MEMPELAI
KRISTUS adalah
orang-orang : 1.
MEMPERSIAPKAN
DIRI dengan
sungguh-sungguh inilah IMAN!! Matius 25:4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya & juga
minyak dalam
buli-buli mereka.
* Membawa minyak dalam
buli-buli menunjukkan
adanya : ~
Persiapan, mau
repot, mau sungguh-sungguh
berusaha
mempersiapkan
diri untuk
menyambut
mempelai-Nya. *
Memberi minyak
untuk persediaan
berarti : ~ mau
korban waktu,
untuk pergi
membeli... ~ mau
korban uang &
tenaga ~ mau
melakukan yang
orang lain tidak
mau / malas,
melakukannya
----> ini berarti
calon mempelai
perempuan tidak seenaknya sendiri, tidak main-main, malas-malasan.
* Mempelai Kristus
sungguh-sungguh
mempersiapkan
dirinya ini disebabkan: ~
Karena ia percaya bahwa kalau Tuhan berkata : Aku akan datang,
maka pasti hari
itu akan benar-
benar tiba!! ~
Karena ia percaya bahwa Firman Tuhan itu Ya & Amin.
Mempelai Kristus
mau sungguh-
sungguh mempersiapkan
diri=mau terus
berjuang, tekun
berusaha melakukan Firman Tuhan, disebabkan
percaya kalau
perkataan Tuhan itu bisa dipegang & pasti digenapi!!
PERCAYA & HARUS DISERTAI DENGAN
MELAKUKAN FIRMAN YANG YA
& AMIN ----> INILAH IMAN!!
Ingat IMAN TANPA
PERBUATAN ADALAH MATI!!
(Yak. 2:26b)
(ditulis perbuatan-
perbuatan berarti
dilakukan lebih
dari 1 perbuatan
& bersifat terus
menerus). 2. SETIA tidak
meninggalkan
tempat, tetap
menanti ---> inilah
PENGHARAPAN.
Mat. 25:10 "Akan
tetapi, waktu mereka (5 gadis
bodoh) sedang
pergi untuk
membelinya,
datanglah mempelai itu dan
mereka yang
telah siap sedia
(5 gadis bijaksana
berada ditempat
saat mempelai
laki-laki datang
menjemput =
tidak
meninggalkan
tempat = setia
menanti) masuk
bersama-sama
dengan dia ke
ruang perjamuan
kawin, lalu pintu
ditutup. Mat 25:5
"Tetapi karena
mempelai itu lama tidak datang-datang juga (SABAR MENANTI DENGAN IMAN),
mengantuklah
mereka semua
lalu tertidur.
Mat. 25:7 "Gadis-
gadis itu pun
bangun semuanya lalu membereskan
pelita mereka
(TIDAK MENINGGALKAN
APA YANG TELAH
DIUSAHAKANNYA
SEJAK AWAL
SEKALIPUN CAPEK, BOSAN, JENUH = TETAP PERCAYAKAN
PADANYA =
TETAP TEKUN
DENGAN APA
YANG DIKERJAKANNYA).
Mereka mau tetap menanti sekalipun
mempelai laki-laki tidak datang-datang dengan tidak meninggalkan
pelita beserta
persediaan
minyak dalam
buli-bulinya.
Berarti mereka
KUAT & TEGUH
memegang apa
yang ada padanya dengan iman sekalipun mungkin sukar-sulit &
melelahkan
keadaan yang
dihadapinya!!
Tidak meninggalkan
tempatnya!!
Inilah PENGHARAPAN!!
Amin.