Sekretariat : Jalan Bibis IV/2 Surabaya 60161. Telp. (031)3521551 Fax. (031)3534808
BLESSING FAMILY CENTRE SURABAYA
Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT
Kamis, 12 Agustus 2010
IMANUEL, "Mengambil Rupa Sebagai Hamba"
Matius 1:23b ".....dan mereka akan menamakan Dia Imanuel ---- yang berarti : Allah menyertai kita". Yohanes 13: 15 "sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu". Semasa hidup-Nya, di dalam pengajaran-Nya, Tuhan Yesus "menghimbau" kita untuk belajar melakukan sesuatu hal yang sangat penting. Dan menjelang akhir hidup-Nya Perkataan-Nya itu kemudian malah diulangi-Nya tetapi bukan lagi sebagai himbauan melainkan menjadi satu kewajiban untuk kita lakukan. Ajaran Yesus ini dilakukan oleh Yesus sebagai suatu teladan bagi kita yang harus kita lakukan!! Yaitu.... RENDAH HATI!! Yesus berkata "belajarlah" kepada-Ku, karena Aku lemah lembut & rendah hati.... (Matius 11:29). Kita tahu bahwa perkataan itu telah dipraktekkan-Nya sendiri sejak kelahiran-Nya!! Yesus yang adalah TUHAN, mau dilahirkan dikandang domba, dibaringkan dalam palungan hanya dengan dibalut kain lampin.... kesederhanaan-Nya pun sederhana sebagai anak tukang kayu padahal sesungguhnya Dia Tuhan Allah semesta alam. Menjelang akhir hidup-Nya ditegaskan-Nya lagi hal kerendahan hati ini. Yohanes 13:4 "Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya", Yohanes 13:5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya merupakan wujud nyata dari: Filipi 2:7 "melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia Filipi 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya menunjukan bahwa DIA RENDAH HATI. Rendah hati berarti: 1. Menganggap yang lain lebih utama = menganggap yang lain juga berguna & dibutuhkan. Filipi 2:3 "dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri"; (dalam pelajaran Kemah Suci ini merupakan rahasia dari PELITA EMAS = Persekutuan antar anggota tubuh Kristus harus saling menghargai & saling membutuhkan dengan demikian saling melengkapi untuk menuju kesempurnaan). 2. Mau mengakui kesalahan & minta maaf. Berarti kita mau mengusahakan damai dengan semua orang. Ibrani 12:14a "Berusahalah hidup damai dengan semua orang.....". Ibrani 12:15 "Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang". Berarti orang yang tidak mau berdamai = menjauhkan dirinya dari kasih karunia Allah. Dengan berdamai & hidup rukun maka Tuhan akan mencurahkan berkat atas kita (Mazmur 133:3). 3. Mau tunduk "hormat pada orang tua" (termasuk orang tua secara rohani). I Petrus 5:5 "Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Sekalipun orang tua (termasuk orang tua rohani bisa bersalah, tapi anak harus tetap hormat & taat kepada orang tua). Efesus 6:1 "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian". Yesaya 57:15 "Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya, dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati..." Yohanes 13:13-14 "Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan gurumu, MAKA KAMU PUN WAJIB SALING MEMBASUH KAKIMU". Mikha 6:8 "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati dihadapan Allahmu?" Tuhan Yesus memberkati orang yang rendah hatinya. Amin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar